Seminar Wajib Fakultas Teknologi Bisnis Universitas Pertiwi: "BURNOUT vs WORKLOAD"
Senin, 19 Mei 2025
Gambar 1: Seminar Wajib
Universitas Pertiwi – Sabtu, 17 Mei 2025 Fakultas Teknologi Bisnis (FBT) Universitas Pertiwi menggelar seminar wajib yang bertajuk “BURNOUT vs WORKLOAD” dengan tujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam kepada mahasiswa mengenai bagaimana beban kerja dapat mempengaruhi kondisi mental dan fisik, serta bagaimana cara efektif untuk mengelolanya. Seminar ini dihadiri oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa FBT, dosen, serta beberapa tamu undangan.
Burnout: Apa Itu?
Burnout adalah suatu kondisi kelelahan emosional, fisik, dan mental yang disebabkan oleh stres kronis yang terjadi akibat beban kerja yang tinggi dan tekanan berlebihan dalam jangka waktu yang panjang. Dalam seminar ini, narasumber mengungkapkan bahwa burnout tidak hanya terjadi karena volume pekerjaan yang besar, tetapi juga karena kurangnya dukungan sosial, tidak adanya pengakuan atas usaha yang dilakukan, serta kesulitan dalam mengatur keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Salah satu topik utama yang dibahas dalam seminar ini adalah hubungan antara beban kerja (workload) dan burnout. Narasumber menyampaikan bahwa meskipun beban kerja yang tinggi memang dapat menjadi faktor yang memicu terjadinya burnout, namun hal ini tidak selalu berlaku untuk semua orang. Banyak faktor lain yang turut berperan, seperti persepsi terhadap pekerjaan, ketidakjelasan tujuan, serta kurangnya rasa penguasaan terhadap pekerjaan yang dilakukan.
Beban kerja yang tinggi bisa menambah stres, namun jika seseorang merasa termotivasi atau mendapatkan dukungan yang cukup, mereka dapat mengatasi tekanan tersebut dengan lebih baik. Oleh karena itu, penting untuk memiliki manajemen waktu yang baik dan mencari cara untuk tetap menjaga keseimbangan hidup agar tidak mudah merasa terbebani.
Banyak para mahasiswa yang antusias dengan adanya seminar ini karena selama seminar narasumber memberikan solusi praktis untuk mengelola beban kerja yang berpotensi menyebabkan burnout. Beberapa tips yang dibagikan adalah:
Pentingnya Prioritas: Menyusun prioritas pekerjaan dengan baik akan membantu dalam mengatur waktu dan energi yang dibutuhkan. Menyelesaikan tugas yang paling mendesak dan penting terlebih dahulu dapat meringankan beban.
Delegasi Tugas: Tidak semua tugas harus dikerjakan sendirian. Delegasi tugas kepada rekan kerja atau tim bisa mengurangi beban yang ada, terutama dalam proyek besar.
Pentingnya Istirahat: Memberikan waktu untuk diri sendiri, baik itu istirahat singkat di tengah hari atau liburan, akan membantu menyegarkan pikiran dan tubuh. Hal ini penting untuk menjaga kinerja jangka panjang.
Komunikasi yang Terbuka: Jika merasa terbebani, penting untuk berbicara dengan atasan atau tim mengenai beban kerja yang dirasakan. Komunikasi yang baik dapat mengarah pada solusi yang lebih baik.
Fokus pada Keseimbangan Kerja dan Kehidupan: Mengatur waktu untuk kegiatan pribadi, berolahraga, atau bersosialisasi dengan keluarga dan teman-teman dapat mengurangi stres dan mencegah burnout.
Berita Terbaru
-
Mahasiswa Universitas Pertiwi Belajar Dinamika Pasar Modal Langsung di Bursa Efek Indonesia
-
Lima Tim Dosen Universitas Pertiwi Raih Pendanaan Hibah Penelitian BIMA 2026, Bukti Komitmen Kampus dalam Menguatkan Budaya Riset
-
Fa'uzobihi, S.Pd., M.Pd. Resmi Raih Gelar Doktor di Universitas Negeri Jakarta
-
Pemkot Bekasi Sosialisasikan Program Beasiswa 2026, Universitas Pertiwi Dorong Mahasiswa Manfaatkan Kuota 1.500 Penerima
-
Pertiwi Exhibition Vol. 5 Hadirkan Pesona "Indonesian Modern Culture", Mahasiswa Tampilkan Kreativitas Tanpa Batas
Info PMB
Semester Gasal
- Gelombang 1 : 1 April s.d. 30 Juni 2024 (potongan tambahan + Rp 3 juta)
- Gelombang 2 : 1 Juli s.d. 31 Agustus 2024 (potongan tambahan + Rp 2 juta)
- Gelombang 3 : 1 September s.d. 24 Oktober 2024 (potongan tambahan + Rp 1 juta)
Semester Genap
- Gelombang 1 : 25 Oktober s.d. 30 November 2024
- Gelombang 2 : 1 Desember 2024 s.d. 31 Januari 2025
- Gelombang 3 : 1 Februari s.d. 31 Maret 2025