Resonansi "Kualitas Diri": Bagaimana menyikapi kualitas diri di tempat kerja?
Jum’at, 28 April 2025 ditulis oleh Rustomo
Resonansi “Kualitas Diri”
Kadang kita menempatkan diri pada sesuatu baik pekerjaan ditempat kerja yang sekarang sedang di hadapi, maupun kebutuhan atas sarana untuk meningkatkan diri harus disikapi dengan bijak.
Kejenuhan di tempat kerja menjadikan ukuran emosional personal. Sehingga timbul membandingkan dengan tempat kerja lain. dipahami “rumput tetangga lebih hijau” timbul membandingkan kualitas dengan menyadari atas kualitas diri [1]
Pada kesimpulan memutuskan untuk pindah tempat kerja melihat “rumput tentangga lebih hijau” dengan berbagai resiko. Hasil pengamatan penulis beberapa teman sejawat melakukan pindah kerja, 75% masih mengeluhkan dengan kondisi tempat kerja barunya. Pandangan mereka tentang kualitas menjadi bias [2]
Bagaimana menyikapi kualitas diri di tempat kerja?
Kualitas diri adalah kumpulan karakteristik positif yang melekat pada seseorang, termasuk nilai, karakter, sikap, cara berpikir, dan kebiasaan. Pandangan tentang kualitas diri menekankan pentingnya pengembangan dan peningkatan kualitas diri untuk mencapai potensi terbaik dan meraih kesuksesan [3].
Kualitas diri adalah hal yang sangat penting untuk terus dikembangkan. Karena itu, setiap orang perlu mengetahui kualitas dirinya masing-masing dan berusaha untuk meningkatkannya.
Seseorang dengan kualitas diri yang baik akan diakui berkesan baik di mata orang lain. Pandangan tentang kualitas diri agar berkelas dan bernilai tinggi [2]:
- Fokus pada Segala Kemungkinan yang Terjadi: Ketika fokus pada segala kemungkinan yang dapat terjadi, artinya kamu sudah bisa membuat tujuan jangka panjang.
- Ramah Tapi Tidak Mudah Didekati: Orang yang berkelas adalah mereka yang ramah pada siapa saja, namun tidak mudah untuk didekati.
- Memiliki Ego yang Sehat: Ketika memiliki ego yang sehat, artinya kamu adalah pemimpin yang luar biasa bagi dirimu sendiri maupun orang lain.
- Sederhana Tapi Selalu Berhasil Tampil Memesona: Orang yang terlihat sederhana, tapi selalu berhasil tampil rapi dan memesona adalah tanda bahwa ia orang yang berkelas.
- Pendengar yang Baik: Semua orang suka Namun, ketika kamu menjadi pendengar yang baik, tentu hal itu akan membuatmu belajar banyak hal.
- Cerdas Tapi Tidak Sombong: Orang yang memiliki kualitas diri berkelas adalah mereka yang cerdas, tapi tidak sombong kepada orang lain.
- Terbuka dan Konsisten: Terbuka dan konsisten artinya kamu tidak akan memaksakan pendapat. Dalam hal ini, kamu perlu mendengarkan pendapat orang lain dengan penuh
- Belajar dari Pengalaman: Pengalaman akan menjadikan seseorang menjadi lebih mempertimbangkan setiap keputusan yang diambilnya. Setelah itu, ia akan menjadikannya sebagai alat untuk menggapai kesuksesan.
- Bertekad: Orang yang berkelas adalah orang yang memiliki tekad tidak akan berhenti atau menyerah.
Sebagai resonansi diri penulis atas beberapa temuan dari teman sejawat yang memutuskan diri untuk berpisah dengan tempat pijakan pertama (batu loncatan) bekerja.
#unpertirustomo2025#
Pustaka
[1] Alvi Belajar Meningkatkan Kualitas Diri. Cetakan 1. Jakarta: Gramedia Grasindo Jakarta; 2024.
[2] Aisyah Potensi Menggali Diri. Edisi Pert. Jakarta: Perdana Publishing; 2020.
[3] Devi Aprilianti1* DAN, Melani3 N, Perawati4 S, Nurhayati5 Self-Improvement: Model Peningkatan Kualitas Diri. Literaksi J Manaj Pendidik 2023;01:261–7. https://doi.org/https://doi.org/10.70508/literaksi.v1i01.326.
Berita Terbaru
-
Mahasiswa Universitas Pertiwi Belajar Dinamika Pasar Modal Langsung di Bursa Efek Indonesia
-
Lima Tim Dosen Universitas Pertiwi Raih Pendanaan Hibah Penelitian BIMA 2026, Bukti Komitmen Kampus dalam Menguatkan Budaya Riset
-
Fa'uzobihi, S.Pd., M.Pd. Resmi Raih Gelar Doktor di Universitas Negeri Jakarta
-
Pemkot Bekasi Sosialisasikan Program Beasiswa 2026, Universitas Pertiwi Dorong Mahasiswa Manfaatkan Kuota 1.500 Penerima
-
Pertiwi Exhibition Vol. 5 Hadirkan Pesona "Indonesian Modern Culture", Mahasiswa Tampilkan Kreativitas Tanpa Batas
Info PMB
Semester Gasal
- Gelombang 1 : 1 April s.d. 30 Juni 2024 (potongan tambahan + Rp 3 juta)
- Gelombang 2 : 1 Juli s.d. 31 Agustus 2024 (potongan tambahan + Rp 2 juta)
- Gelombang 3 : 1 September s.d. 24 Oktober 2024 (potongan tambahan + Rp 1 juta)
Semester Genap
- Gelombang 1 : 25 Oktober s.d. 30 November 2024
- Gelombang 2 : 1 Desember 2024 s.d. 31 Januari 2025
- Gelombang 3 : 1 Februari s.d. 31 Maret 2025